berita

Keberadaan Komunitas UMKM Barokah Kecamatan Conggeang diresmikan Bupati Sumedang H. Eka Setiawan di Kampung Babakan Opak Dusun Kawungluwuk Desa Conggeang Kulon Kecamatan Conggeang, Sabtu, (28/10/2017). Komunitas itu sendiri menurut Dewan Pembina UMKM Kab. Sumedang yang juga seorang anggota DPRD Kab. Sumedang dari komisi D, Titus Diah menuturkan, adalah merupakan salah satu cara guna meningkatkan perekonomian kerakyatan.

Pada kegiatan yang diketuainya tersebut, dirinya menyebutkan dapat terselenggara berkat antusias serta partisipasi masyarakat yang begitu tinggi, sehingga ia pun menilai seluruh rangkaian kegiatannya dapat berjalan dengan cukup sukses dan telah berhasil menyedot animo masyarakat yang terbilang tinggi."Kegiatan yang diselenggarakan hari ini adalah murni berkat partisipasi serta kebersamaan dari masyarakat yang tergabung ke dalam komunitas Barokah dan telah dengan antusias menyiapkan segala sesuatunya," ungkapnya.

Namun demikian, dirinya juga tidak menampik apabila diperlukannya campur tangan dari pemerintah, sehingga tujuannya untuk turut meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembentukan komunitas Barokah, dapat terwujud. "Tentu demi tercapainya tujuan dari dibentuknya komunitas UMKM ini maka dibutuhkan adanya dukungan yang diberikan oleh segenap elemen pemerintah, mulai dari tingkat RT, RW, Desa, Kecamatan hingga Kabupaten," imbuhnya.

Senada dengan Titus, Camat Conggeang Bangbang Kustiantoro juga mengemukakan bahwa demi tercapainya cita-cita dibentuknya komunitas UMKM di wilayahnya tersebut, diperlukannya dukungan dari berbagai pihak, sehingga produk UMKM nya dapat bersaing dengan produk UMKM dari daerah lain."Kami akui kalau produk UMKM kami masih banyak terdapat kekurangan. Untuk itu, mudah-mudahan dengan hadirya Bapak (Bupati) di tempat ini bisa menjadi sebuah motivasi khususnya bagi pelaku UMKM agar bisa lebih bersemangat lagi," ujar Bangbang.

Selepas meresmikan keberadaan komunitas UMKM Barokah, Bupati Eka nilai produk-produk yang dimiliki UMKM Barokah seperti halnya produk kuliner maupun kerajinan sudah sangat luar biasa. "Saya barusan lihat berbagai produk yang dihasilkan oleh komunitas Barokah ini sungguh luar biasa. Tinggal adanya semacam bimbingan dan pelatihan dari SKPD terkait yang dalam hal ini Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM agar produk yang dihasilkan lebih bagus lagi baik dari segi kemasan dan lainnya," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka juga menyerahkan secara simbolis piala kepada beberapa anak yang berhasil menjadi juara pada perlombaan mewarnai tingkat Paud dan TK yang dilaksanakan pada pagi harinya dengan diikuti oleh peserta sebanyak 250 orang.

Selain itu, turut diserahkan pula akad perjanjian kredit kusumah milik Bank Sumedang kepada masing-masing kelompok UMKM dimana tiap kelompok mendapatkan kredit sebesar lima juta rupiah dengan bunga yang tergolong ringan yakni sekitar 0,5 persen per bulannya.

 

Setelah seluruh rangkaian acara peresmian komunitas UMKM selesai, Bupati Eka beserta rombongan lantas bertolak menuju Pontren Assyrofuddin Cipicung Desa Conggeang Wetan guna bertakziah atas wafatnya salah seorang sesepuh Pontren yaitu Alm. K.H. Aam Dahlan yang meninggal karena sakit pada usia 69 tahun, dimana kedatangan Eka waktu itu diterima oleh sesepuh Pontren lainnya yakni K.H. Anwar Sanusi yang juga adik kandung dari almarhum.

 

sumber : setda.sumedangkab.go.id