Khas-Daerah

Tahu Sumedang Yang Endes

kuliner sumedang enak murah IG @hobimakanenak

kuliner sumedang enak murah IG @hobimakanenak

Tahu Sumedang sudah terkenal dimana-mana. Bahkan Tahu Sumedang selalu dijajakan di bus kota antar kota dan antar provinsi. Selain enak, murah dan tahan lama. Tahu Sumedang akan lebih nikmat jika dimakan dalam kondisi panas-panas. Gigit dulu cabai rawitnya, kemudian lahap satu potong tahu Sumedangnya. Wah, mantap!

Jika kalian ke Sumedang, mampir saja di kios-kios tahu Sumedang. Makan di tempat langsung. Terkadang Tahu Sumedang juga disajikan dengan lontong isi. Tahu Sumedang kerap juga dijadikan sebagai oleh-oleh. Biasanya Tahu Sumedang dikemas dalam wadah besek dari anyaman bambu.

Ubi Cilembu Yang Legit

kuliner sumedang enak murah IG @adeknakemal

 

kuliner sumedang enak murah IG @adeknakemal

Kuliner lezat ini kini dijadikan sebagai asupan sarapan sehat. Mengenyangkan tapi gak bikin gemuk badan. Rasanya yang legit bikin kamu berenergi di pagi hari. Ubi Cilembu juga kerap disandingkan dengan minuman khas Jawa Barat seperti Bandrek Bandung atau Bajigur Bandung.

Ubi Cilembu bisa kalian beli dalam kondisi matang ataupun masih mentah. Sebaiknya sih beli yang sudah matang. Karena proses pemanggangannya butuh waktu lama. Selain hemat gas, kalian juga hanya tinggal makan saja. Ubi Cilembu juga tahan lama kok. Cocok jika dijadikan sebagai buah tangan. Saat ke Sumedang, berhentilah di daerah Pasar Tanjung Sari. Banyak penjual Ubi Cilembu di sepanjang jalan.

Salak Bangkok Asli Sumedang

kuliner sumedang enak murah IG @unclezuan11

kuliner sumedang enak murah IG @unclezuan11

Salak Bangkok ini bukan berasal dari Thailand ya. Ini beneran asli dari Desa Bangkok Kecamatan Congeang. Seperti Salak Pondoh, warga Desa Bangkok hampir setiap kepala keluarga menanam buah yang rasanya manis kesat ini. Hati-hati ya saat mengupasnya. Karena kulit buah salak memang tajam dan runcing. Makanya tak heran jika disebut dengan “snake fruit”. Rasanya mengigit!

Salak yang berwarna cokelat tua kehitaman dan mengkilat itu tanda salak yang bagus. Hindari salak yang berwarna kusam. Sisik buah salak juga bisa menandakan kematangannya. Pilih sisik salak yang berjarak renggang. Semakin renggang semakin baik. Salak yang bagus biasanya mengeluarkan bau yang harum juga berbentuk agak lonjong.

Sawo Citali Yang Langka

kuliner sumedang enak murah IG @wichan17

kuliner sumedang enak murah IG @wichan17

Kenapa namanya Citali? Karena Sawo ini berasal dari Desa Sukatali Kecamatan Situraja. Sawo Citali ini memiliki rasa yang khas. Warna dan bentuknya pun antimainstream dibandingkan dengan jenis buah Sawo lainnya.

Cara memilih Sawo yang matang adalah pastikan kulitnya mulus dan benar-benar berwarna cokelat tua. Hindari memilih buah Sawo yang terlalu banyak getahnya. Itu tandanya buah Sawo matang di peram bukan matang dari pohon. Tekan-tekan saja sedikit. Jika terasa empuk berarti buah Sawo sudah siap dinikmati.

Sale Pisang Manis Ala Sumedang

kuliner sumedang enak murah IG @cemilan_kabayan

kuliner sumedang enak murah IG @cemilan_kabayan

Sale pisang juga bukan hanya bisa kalian dapatkan di Bandung. Sumedang juga punya sale pisang khasnya. Kini Sale Pisang sudah beraneka ragam dan rasa. Cobain deh Sale Pisang rasa keju yang nikmat. Gigitan pertamanya kriuk-kiruk.

Pilih sale pisang dengan ukuran yang lebar dan tipis. Agar lebih mudah dibagi-bagikan. Mintalah dibungkus dalam kemasan seperempat atau setengah kilogram. Selain enak, sale pisang juga termasuk kuliner yang tahan lama.

Soto Bongko Kuliner Sumedang Anti Mainstream

kuliner sumedang enak murah IG @andriyvgondri

kuliner sumedang enak murah IG @andriyvgondri

Kalian mungkin banyak yang belum tahu kalau Sumedang juga punya soto khasnya yang enak. Kalau kalian ke Kudus pasti ada Soto Kudus, kalau ke Lamongan pasti juga kenal soto Lamongan. Nah, kalau ke Sumedang jangan cari Soto Sumedang, tetapi carilah Soto Bongko.

Asal muasal kata Bongko karena bahan utamanya menggunakan lontong yang dimasak dengan ukuran besar. Diameter lontongnya bisa hingga 20 cm. Kuah Soto Bongko menggunakan kuah kari ditambah dengan tahu goreng, tauge dan sambal istimewa. Cicipi Soto Bongko di Alun-Alun Sumedang atau di Pasar Sumedang yang sudah terkenal kelezatannya.

Sambal Oncom Yang Rasanya Surgawi Banget

kuliner sumedang enak murah IG @deakean

kuliner sumedang enak murah IG @deakean

Kuliner dari Jawa Barat terkesan sederhana tapi rasanya luar biasa. Salah satunya adalah sambal oncom. Sambal oncom ini udah enak banget jika disajikan dengan nasi atau nasi ketan. Apalagi jika ketannya dipanggang. Wuih rasanya udah pasti surgawi banget deh.

Selain kuliner Sumedang lainnya, kalian bisa menemukan banyak kuliner khas Bandung di Sumedang. Jadi, jangan lupa untuk mencicipi kuliner Sumedang setelah kalian mengunjungi Situ Cilembang yang terkenal karena kejernihan airnya.

sumber :http://blog.reservasi.com

Share via Whatsapp

Jatinangorku.com  – Seperti Masyarakat sunda pada umumnya, Sumedang memiliki budaya pertanian / agraris secara turun temurun. Sehingga budaya dan tradisi yang melatar belakangi nya adalah kehidupan dan tradisi keseharian masyarakat petani.
Masyarakat Sumedang selama ini merupakan masyarakat agraris yang tidak terlepas dari budaya yang berkaitan dengan pertanian. Beberapa kesenian dan upacara ditujukan untuk meminta keberkahan saat musim tanam, bersyukur pada saat panen, bersuka cita pada saat menumbuk padi dan seni budaya lainnya. .


Seni Karinding


Karinding merupakan alat musik sunda yang terbilang unik, terbuat dari daun pelepah enau ( kawung ) atau bilah bambu , getar nadanya tergantung kemampuan pengolahan rasa dari peniupnya.
Kepekaan rasa sangat diperlukan dalam memainkan alat musik ini, karena tidak tidak memiliki nada-nada permanen seperti halnya alat tiup lainnya. Alat musik karinding tergantung dari kemampuan mengolah gema rongga mulut dari peniupnya.
Disebut karinding meujuk dari sejenis serangga sawah yang nyaring bunyinya yaitu Karindingan. ( kemungkinan serangga jenis ini sudah punah). Pada jaman dahulu Karinding tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Pertanian sunda. digunakan untuk mengisi kebosanan saat di Ladang. dan resonansi suaranya dapat digunakan sebagai pengusir hama.
Seni karinding juga digunakan kaum ‘Jajaka’ untuk menaklukan hati pujaan hatinya.

Seni Beluk


Seni Beluk adalah sejenik seni suara. Kesenian rakyat ini tidak diiringi oleh instrumen musik ( dalam seni modern disebut acapela) , dengan pengertian bahwa suara / sora dieluk-eluk sehingga seorang pemain beluk harus kuat phisik suaranya sehingga mampu dalam memainkan suara keras serta nada panjang. pemainnya yang berjumlah empat orang atau lebih.
Syair yang biasa digunakan dalam pementasan seni Beluk berasal dari naskah-naskah yang bersumber dari “Carita Babad” / Wawacan. Berdasarkan pembagian peran penyajian kesenian Beluk dapat dilihat aspek gotong-royong, kerja sama, dan komunikasi dalam mencapai sebuah keharmonisan. Aspek-aspek tersebut merupakan aspek yang menjadi ciri khas sebuah tatanan sosial masyarakat agraris.
Sangat menarik dari pertunjukan Beluk adalah para juru Ilo menyajikan dengan suara yang keras dan panjang, sehingga menambah suasana yang khas pedesaan penuh keakraban dan harmoni dengan lingkungan alam sekitarnya.
Frekuensi suara tinggi merupakan bentuk  representasi komunikasi antara para petani yang sedang meladang, karena posisinya saling berjauhan, mereka membutuhkan suara keras dan kencang agar dapat saling berkomunikasi.

Seni Tutunggulan


Kata Tutunggulan berasal dari kata,”Nutu” yang artinya “Menumbuk” sesuatu. Sesuatu yang ditumbuk, biasanya adalah gabah kering hingga menjadi beras atau,dari beras menjadi tepung. Menumbuk gabah menjadi beras tersebut, biasanya di kerjakan oleh ibu-ibu, tiga sampai empat orang. Ayunan alunya mengenai lesung yang menimbulkan suara khas berirama,dengan tujuan agar tidak membosankan dalam menumbuk padi, SENInya di Tutunggulan. ,Ini dilakukan hingga pekerjaan selesai.

Seni Gondang
Seni gondang sunda atau seni tabuh lisung, seni tradisional ini merupakan seni budaya sunda warisan dari nenek moyang yang pernah populer puluhan tahun lalu.“ “Gondang, merupakan salah satu seni yang mencerminkan masyarakat agraris untuk mengekspresikan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas keberhasilan dalam bertani. Biasanya seni gondang buhun dimainkan untuk merayakan panen yang melimpah.
Pada mulanya gondang merupakan bagian dari upacara untuk menghormati Dewi Padi, Nyi Pohaci SANGHYANG SRI, waktu menumbuk padi untuk pertama kalinya, biasa disebut meuseul Nyai Sri, setelah panen usai. sebagai luapan rasa gembira usai panen raya, tetapi juga merupakan suatu kesempatan bagi kaum muda untuk mendapatkan pasangan
Sekelompok pemudi menumbuk padi dengan mempergunakan lesung, kemudian sekelompok pemuda datang. Terjadilah dialog yang akhirnya mereka pulang berpasang-pasangan.
Salah satu ciri gondang adalah adanya kegiatan “tutunggulan” dengan alat alu atau lesung. “Tingtung tutunggulan gondang” artinya bunyi-bunyian yang terdengar dari pukulan alu dan lesung yang dimainkan oleh beberapa orang, sehingga membentuk paduan bunyi yang polyphonis. Adapun alat-alat kesenian Gondang diantaranya adalah Lisung, Halu, Kecapi, Kendang, Goong, Kohkol dan Angklung Buncis.

Jentreng atau Tarawangsa


Seni Jentreng berasal dari Ranca Kalong – Sumedang. Sejak dulu masyarakat Sunda terkenal dengan budaya ngahuma atau berladang. Karena itu kesenian yang tumbuh di masyarakat Sunda selalu terkait dengan mitos Dewi Sri. Begitu pula dengan kesenian Jentreng atau lebih terkenal dengan sebutan Tarawangsa.
Masyarakat Sumedang menempatkan Seni Jentreng sebagai media pokok dalam penyelenggaraan upacara Nyalin atau panen padi. Seni Jentreng adalah upacara ritual yang berhubungan dengan magis religius untuk menghormati Dewi Sri. Masyarakat Rancakalong menyebutnya dengan nama Kersa Nyai dengan tujuan supaya Kersa Nyai tetap tinggal dan betah.
Tarawangsa adalah instrumen gesek yang bentuknya mirip rebab. Resinatornya terbuat dari kayu berleher panjang dan bersenar 2 utas. Acara tersebut diisi dengan tari-tarian yang diiringi dengan petikan alat musik Tarawangsa dan Kecapi.
Tarawangsa merupakan kesenian tradisi upacara adat yang biasa dilakukan untuk peringatan muludan (maulid Nabi), ngabubuy pare (panen padi) sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas panen padi yang melimpah, mubur Syuro maupun syukuran-syukuran yang lainnya. Jentreng adalah perpaduan antara tujuh buah kecapi dan dua buah rebab yang dimainkan secara bersamaan.
Sumber : http://www.ladangview.com/

1. Wisata Alam (Natural)

Sektor Pariwisata termasuk di dalamnya adalah wisata alam di KabupatenSumedang saat ini termasuk ke dalam urusan wajib sehingga potensi-potensi wisataalam yang ada menjadi perhatian utama dalam proses perencanaan danpengelolaannya. Terkait dengan hal tersebut, maka diperlukan instrument (alat) yangtepat untuk menyusun arahan perencanaan pengembangan wisata alam yang dapatmenjamin keberlanjutannya baik dari sisi ekonomi, ekologi maupun sosial budayanya(Wisata alam berkelanjutan).Ada beberapa objek wisata alam di Kabupaten Sumedang yang dipandangpenting untuk dikaji dan dikembangkan keberadaanya, diantaranya adalah sebagaiberikut :

 

1. Curug Cipongkor

Curug ini berada di Desa Ciherang,Kecamatan Sumedang Selatan, sebuah curugbertipe tunggal, Untuk menuju lokasi curugini cukup turun tepat di seberang SPBUCiherang, sebelum Tugu Selamat DatangKota Sumedang jika dari arah Bandung.

 

2. Curug Cigorobog

Lokasi Curug Cigorobog berada di DesaCitengah, Kecamatan Sumedang Selatan.Sebuah curug tipe ganda atau berundak yangsangat indah. Wisatawan yang ingin menujulokasi curug ini, checkpoint-nya bisa darialun-alun Sumedang.

 

3. Curug Cinulang

Curug Cinulang merupakan air terjun tipekembar, mempunyai dua air terjun yangketinggiannya hampir sama, sekitar 50 m.Lokasinya ada di Desa Sindulang, KecamatanCimanggung, sekaligus menjadi wilayahperbatasan alami antara Kabupaten Sumedangdengan Kabupaten Bandung. Untuk menujulokasi curug ini, dari jalan raya Bandung–Garut(Rancaekek) berjarak 2,5 Km.

 

4. Curug Ciputrawangi

Curug Ciputrawangi terletak di DesaNarimbang, Kecamatan Conggeang jugatermasuk kedalam kawasan TWA (TamanWisata Alam) Gunung Tampomas. Dari curugini ada jalur untuk menuju puncak Tampomas.

 

5. Curug Sabuk

Curug Sabuk merupakan salah satu objekwisata alam di Kabupaten Sumedang yangbisa dikatakan masih jarang dikunjungi.Terletak disekitar Taman Buru GunungMasigit dan Kawasan Gunung Kareumbi.Lokasinya yang berada jauh di dalam hutanmenjadikan tantangan tersendiri sebelumpengunjung menemukan curug ini. Selain itupengunjung juga bisa mendirikan tendauntuk merasakan sensasi malam hari di sekitar curug.

 

6. Gunung Kunci

Gunung kunci Merupakan tempat rekreasi denganpemandangan alam yang indah, terletaksekitar 200 meter dari alun-alun Sumedang.Di sini terdapat gua yang dibangun padamasa penjajahan Belanda dan digunakansebagai benteng pertahanan/perlindunganuntuk mengepung masyarakat Sumedang.

 

7. Sumber Air Panas Sekarwangi

Wisata Alam Cipanas Sekarwangi bisaditempuh dengan semua jenistransportasi, baik pribadi maupun umumdengan rute Sumedang-Conggeang-Buahdua. Di tempat ini terdapat sumbermata air panas alami yang dilengkapifasilitas lain seperti penginapan dan lainlain.Kenyamanan mandi dengan air panas alami serta khasiatnya yang menyegarkansekaligus bisa meningkatkan stamina dan kesehatan tubuh Anda. Lokasi DesaSekarwangi, Kecamatan Buah Dua Koordinat : 6° 43' 54" S, 107° 59' 43" E arah : 19 kmarah utara Kota Sumedang, di kaki Gunung Tampomas.

 

8. Cipanas Cileungsing Buahdua

Pemandian air panas Cileungsing BuahduaSumedang terletak di desa CilangkapKecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang.Pemandian air panas Cileungsing seringdisebut Cipanas Cileungsing Buahdua.Cipanas Cileungsing berada di kaki GunungTampomas sebelah utara Sumedang.Di daerah tersebut banyak sekali muncul air panas lebih dari 10 titik, tetapi yangletaknya dipinggir jalan dan debit airnya yang cukup tinggi. Beda dengan padaumumnya pemandian air panas, Cipanas Cileungsing debit airnya kurang lebih 50 literperdetik dan rasanya panas sekali. Panasnya panas asli bukan panas buatan danterbukti dengan bau belerang yang cukup tinggi sehingga banyak sekali pengunjungyang datang untuk mengobati sakit kulit dan reumatik.

 

9. Cipanteuneun

Sebuah kolam alam yangmenarik dengan luas sekitar 1Ha. Terletak di kaki GunungTampomas di sebelah utaraKecamatan Cimalaka, hanya 5Km dari Pusat PerkotaanSumedang.

 

10. Bumi Perkemahan Kiara Payung

Tempat ini adalah salah satu lokasiyang digunakan dalam kegiatanjambore pramuka nasional dandikelola oleh Pemprov Jawa-Barat.Terletak di Kecamatan Jatinangor,Kabupaten Sumedang.

 

2. Wisata Buatan (Man Made)

1. Museum Prabu Geusan Ulun

Museum Prabu Geusan Ulun Merupakan museum yang dibangun oleh keluargapewaris Kerajaan SumedangLarang. Dalam museum inidipamerkan beberapaperabot dan pusaka kunokhas kerajaan tersebut. Disini juga bisa melihatbagaimana dahulu KerajaanSumedang Larang berdiri dengan tentram. Silsilah raja dan keturunannya juga bisa kitaketahui dari catatan yang dibuat oleh para ahli waris kerajaan.

2. Kampung TogaKampung

Toga adalah singkatan dari kampungtanaman obat-obatan.terletak 3 Km dari alunalunSumedang,merupakan objek wisatakeluarga denganlingkungan pegununganyang indah dan nyaman,Cocok untuk pertemuandan pesta. Bentangan alam dengan ketinggian yang berbeda menjadikan kawasan inimemiliki wisata yang beraneka ragam. diantaranya di tempat ini tersedia fasilitasparaglaiding, gantole, hiking, jogging, off-road, game war (paint ball/airsoft gun), horseriding, dan lain-lain.

3. Lapangan Golf Giri Gahana Jatinangor

Sebuah lapangan golf bertarafinternasional yang berlokasi di DesaCibeusi, Kecamatan Jatinangor, dan hanyaberjarak sekitar 30 menit perjalanan dariBandung.

4. Kawasan Agrotekno bisnis SumedangKAS merupakan lokasi yang tepatuntuk melihat pemandangan alamdan merupakan kawasanbiocyclefarming atau lokawisataagro di Jawa Barat. Di sini bisamelihat berbagai macam komoditasagro yang dikembangkan. Selain itujuga, di sini bisa bermain dan belajarmengenai hal yang berkaitandengan agro.

 

3. Wisata Ziarah

1. Makam Dayeuh LuhurMakam ini terletak di KecamatanSumedang utara sekitar 17 Km daripusat Perkotaan Sumedang. Daya tarikyang ada di tempat ini adalah makamPrabu Geusan Ulun beserta istrinyayang bernama Harisbaya.

2. Makam Cut Nyak DienMakam ini berada di atas bukit kecil dekatkantor Pemerintahan Sumedang yangberlokasi di Gunung Puyuh KecamatanSumedang Selatan. Cut Nyak Diendiasingkan dari Aceh oleh pemerintahkolonial Belanda ke Sumedang hinggabeliau meninggal dunia. Cut Nyak Dienadalah salah seorang pahlawan nasionalwanita Indonesia.

3. Makam Pasarean GedeKangjeng Pangeran Santri (PangeranKoesoemahdinata I) seorang tokohpejuang Agama Islam di wilayahSumedang Larang Tahun 1530 yangdipimpin oleh seorang ratu bernamaRatu Dewi Inten Dewata dengan gelarRatu Pucuk Umum. Pangeran Santrimeninggal pada 2 Oktober 1579 dandimakamkan berdampingan dengan istrinya di Gunung Ciung Pasarean Gede yangletaknya kurang lebih 1 Km dari Pusat Perkotaan Sumedang.

4. Makam Gunung Lingga Terletak di Desa Cimaraga,Kecamatan Darmaraja, sekitar 20 Kmdari Pusat Perkotaan Sumedang.Memiliki daya tarik panorama alamyang sangat indah dengan bentanganalam yang unik dan khas.

5. Makam Marongge Sebuah makam di Sumedang yangmenyimpan misteri. Di komplekspemakaman tersebut ada sebuahkisah tentang mbah Gebug yangdikejar oleh musuhnya. Kemudian diabeserta semua saudaranyamenghilang di makam tersebut.Sampai sekarang di objek wisataziarah ini masih banyak dikunjungi para peziarah baik domestik hingga luar negeriseperti Malayasia, Singapura dan lain-lain terutama pada waktu-waktu tertentumisalnya bulan Mulud (menjelang maulid Nabi Muhammad SAW) serta malam Jum’atKeliwon.