SINDANGRAJA - Dua pelajar asal Papua, Yonatan dan Efer yang  belajar di SMKN I Sumedang selama tiga tahun akhirnya bisa kembali ke tanah kelahirannya. Yonatan dan Efer  dinyatakan lulus pada tahun ajaran ini.

Menurut Kepala SMKN I Sumedang, Elis Herawati kedua siswa asal Papua ini belajar di SMKN  I Sumedang lewat program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tiga tahun silam. “ADEM merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kemendikbud dalam hal pemerataan kualitas pendidikan khususnya bagi anak anak Papua dan Papua Barat terbaik serta daerah (terdepan terluar dan tertinggal (3T) lainnya,” kata Elis, Jumat (26/6/2020).

Para siswa terbaik dari Papua ini kemudian dikirim untuk bersekolah diberbagai wilayah pulau Jawa kecuali DKI. “SMKN I Sumedang saat itu ditunjuk menjadi salah satu sekolah tujuan program ADEM dimana ada dua orang yang dikirim," jelas Elis.

Kedua siswa Papua yang belajar di SMKN I Sumedang mengambil jurusan Tehnik Komputer Jaringan. "Selama tiga tahun belajar di SMKN 1 Sumedang, kedua siswa ini bisa berbaur denga siswa lainnya dan merekapun berperilakuan baik dan bisa mengikuti pelajaran dengan baik pula sehingga berhasil lulus," tambah Elis.

Salah satu sekolah tujuan program ADEM bagi SMKN I Sumedang tentunya menjadi suatu kebanggaan dalam turut membantu mencerdaskan anak bangsa. Elispun beharap apa yang telah didapat kedua siswa ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi bekal bagi mereka untuk mengembangkan daerahnya.

SMKN I Sumedang sendiri Jumat pagi (26/6/2020) mengantarkan kedua siswa ini ke SMK Paulus Bandung untuk selanjutnya mereka akan diantarkan ke Papua oleh Tim dari ADEM.  [end]

(penerbit: sumedangkab.go.id)