GEDUNGNEGARA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Perencanaan Daerah (BAPPPPEDA) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, meraih peringkat ke-2 tingkat nasional dalam ajang Inovasi Cegah Stunting 2021, untuk kategori Penggunaan Teknologi Informasi melalui inovasi aplikasi Sistem informasi Pencegahan Stunting (SIMPATI).

Penghargaan diberikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN), yang bekerjasama dengan Habibie Institut for Public Policy and Govermance dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia. Pemberian penghargaan dilakukan secara virtual di Gedung Negara, Kamis (25/11/2021), dan dihadiri langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

"Selamat kepada Tuti Ruswati selaku Kepala Bappppeda yang telah membuat menemukan aplikasi aplikasi Sistem Pencegahan Stunting (SIMPATI), yaitu Sistim Informasi Pencegahan Stunting terintegrasi. Peringkat ke-2 tingkat nasional dari penggunaan TI dalam mencegah dan menurunkan angka stunting," kata Dony.

Aplikasi SIMPATI merupakan sebuah ikhtiar untuk bisa lebih meningkatkan kinerja, mengakselerasi, mempercepat penurunan angka stunting.

"Apresiasi dan penghargaan ini menjadi motivasi dan inspirasi yang lebih lagi kepada kami untuk secepatnya menanggulangi menurunkan angka stunting di Sumedang," tuturnya.

Melalui berbagai program dan kegiatan, serta memanfaatkan aplikasi SIMPATI, kata Dony, angka stunting di Sumedang terus menurun. Diungkapkan, pada tahun 2018 angka stunting di Sumedang diangka 32,4 persen. Namun, pada tahun 2019 angkanya turun menjadi 24 persen. Lalu, 2020 angkanya turun lagi menjadi 17 persen, dan pada 2021 ini angkanya menjadi 11 persen.

"Dengan semua itu mudah-mudahan Sumedang bisa segera mewujudkan zero new stunting. Dari Sumedang untuk Indonesia. Aplikasi ini bisa digunakan di mana saja, mudah direplikasi. Inilah komitmen pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat Sumedang," ujar bupati.

Kepala BAPPPPEDA Sumedang, Tuti Ruswati mengatakan, meski terus mengalami penurunan, namun butuh kerja keras untuk mencapai target 9 persen angka stunting di 2023. (agn)

(penerbit: sumedangkab.go.id)