Camat Paseh Sebutkan Traking Warganya yang Meninggal Akibat Covid19


Baca juga : Karang Taruna Braja Paseh Kini Dipimpin Ujang Dedi
Bupati Ajak Masyarakat Berdonasi via Baznas untuk Tanggulangi Corona


SUMEDANGKAB.GO.ID, PASEH - Camat Paseh, Beni Satriaji mengatakan, E (65) warga Jelegong Desa Haurkuning Kecamatan Paseh yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19 diduga terpapar virus korona di Jakarta. Kata Beni, E sudah lama tinggal di Jakarta, dan baru beberapa hari ini pulang kampung ke Sumedang.
"Almarhumah sebetulnya berdomisili di Jakarta, sudah lama tidak pulang-pulang ke sini, karena kemarin merasa tidak sehat makannya pulang kampung," kata Beni, Selasa (8/9/2020).
Beni menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya, E memiliki riwayat penyakit komplikasi, seperti kolesterol dan darah tinggi.
"Setelah pulang kesini yang bersangkutan berobat, yang kedua kali dirawat di RSUD namun meninggal dunia," katanya.
Terkait ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19, kata Beni, pihaknya sudah berkoordinasi dengan gugus tugas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang untuk melakukan tes swab kepada orang yang kontak erat dengan E.
"Sudah kami data, ada 16 orang keluarga dekat yang kontak fisik dengan almarhumah, dan itu yang akan dilakukan tracing dan swab tes nanti," tuturnya.
Selanjutnya, tes swab kepada orang kontak erat tersebut akan dilakukan pada Selasa (8/9/2020) siang menyusul adanya kekhawatiran terdapat warga lain yang terpapar virus korona.
Selain itu, camat juga sudah mengintruksikan kepada warga yang kontak fisik dengan E agar menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, mengurangi aktivitas, dan juga tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.***(agn)

 


paseh, covid19

Berita Terkait