Enam Strategi Pendidikan ditengah Pandemi


Baca juga : Pemkab Sumedang Buka Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pendidikan
Enam Strategi Pendidikan ditengah Pandemi
ASN Harus Menjadi Bagian Menangani Covid-19


SUMEDANGKAB.GO.ID, KOTA – Kepala Dinas Pendidikan Agus Wahidin mengungkapkan belajar dirumah kemungkinan besar berlanjut setelah sebagian besar sekolah sudah menuntaskan tahun ajarannya di tahun 2019-2020. Peraturan yang ditetapkan hanya memperbolehkan Kabupaten/kota yang di Zona Hijau membuka kembali pembelajaran secara normal.

"Hanya Kabupaten/Kota yang di zona hijau yang dapat melakukan pembelajaran seperti biasa, sedangkan Sumedang berada di Zona Kuning, maka tahun ajaran baru yang jatuh tanggal 13 Juli kemungkinan besar akan tetap belajar dirumah, " ujar Kadis Pendidikan Agus Wahidin, Senin (22/6/2020)

Agus menambahkan pembelajaran ditengah pandemi tentunya mengalami beberapa kendala, namun untuk tetap mengoptimalkan pendidikan, dinas pendidikan telah menetapkan 6 stategi untuk tahun ajaran baru 2021/2022.

"Ada 6 stategi pembelajaran yang telah disiapkan, daring, luring, modul, home visit, project, medsos grup, dengan ketentuan ketentuan yang tidak memaksa kemampuan ekonomi, " tambahnya.

Dijelaskan pembelajaran via video daring hanya boleh dilakukan 2x dalam sebulan, luring merupakan pembelajaran melalui media elektronik yang merupakan kerja sama antara dinas dan media, project adalah kegiatan tugas praktek sederhana, dan home visit adalah kunjungan guru ke setiap rumah siswa-siswinya untuk belajar dalam kelompok kecil, seperti yang dijelaskan Agus. ***(rsi)


pendidikan, ABB, pandemi

Berita Terkait