Inilah Cara Jaring Ikan di Jatigede dengan Hasil Memuaskan


Baca juga : KEK Jatigede Harus Tuntas Dalam 2 Tahun



SUMEDANGKAB.GO.ID, JATIGEDE - Ketika pemerintah melarang jaring apung karena khawatir merusak lingkungan bendungan, warga setempat yang kini sudah banyak berubah profesi menjadi nelayan lantas mencari solusi lain. Yaitu menjaring ikan dengan cara membentang. Cara ini dibolehkan karena tidak menggunakan pakan sehingga air tetap bersih.
Jangan salah, cara jaring ikan bentang ini hasilnya sangat memuaskan loh.
Seperti yang dialami Lukman Husni (31) warga Ciduging, Desa Tarunajaya. Menurut Lukman, ia setiap harinya berhasil menangkap ikan antara 30 kg sampai 40 kg, mulai pagi sampai sore.

"Rata-rata per hari kami bisa membawa ikan sampai 30 kg. Biasanya kami ambil (ikan) dari jaring bentang pagi jam 07.00 dan sore jam 16.30. Bahkan (tangkapan ikan) bisa sampai 40 kg per hari," kata Lukman, Kamis (19/3/2020).
Lukman menambahkan, ikan yang didapat dari jaring bentang adalah ikan nila dan patin. 
Hasil tangkapan ikan tersebut langsung dijual ke pengepul. Harga ikan nila diterima oleh pengepul dengan nilai Rp. 15.000/kg sedangkan patin seharga Rp.8.000/kg.
"Sebagian banyak (ikan) memang kami jual, sebagian untuk makan dirumah. Dari hasil penjualan ikan kami bisa mendapatkan Rp.150 ribu per hari. Ya tapi dipotong untuk kebutuhan opersional perahu," tutur Lukman.
Dengan pendapatan itu, kata dia, bisa mencukupi kehidupan.
Nelayan lainnya, Aris warga Cilembu, Desa Pakualam menyebutkan, hingga kini yang biasa melakukan penangkapan ikan dengan metode jaring bentang sangat banyak, mencapai 50 orang di satu wilayah atau blok.
Metode penangkapan ikan dengan jaring bentang banyak dilakukan nelayan dari Ciduging dan Cilembu.
Caranya,  jaring berbahan baku tali kenur dibentangkan menggunakan tambang di perairan bendungan. Ujung tali tambang tersebut diikat pada dua pelampung. Sedangkan tali tambang yang ke bawah ditancapkan ke kedalaman air menggunakan jangkar.
Panjangan bentangan jaring mencapai 50 meter dengen lebar sekitar 4 meter. Adapun lubang jaring berukuran dari 4 inchi hingga 5 inchi. ***(nsa)


Jatigede

Berita Terkait