Keramik Dinding dari Batok Kelapa Diekspor ke Eropa


Baca juga : Pemerintah Dukung Industri Kerajinan
Ahmadi Ubah Tempurung Kelapa Jadi Cangkir
Keramik Dinding dari Batok Kelapa Diekspor ke Eropa


SITURAJA - Bupati H Dony Ahmad Munir meninjau pusat kerajinan batok kelapa dalam rangkaian kegiatan Bupati Menyapa Warga di RT 04 RW.01, Dusun Cimuruy,  Desa Mekarmulya Kecamatan Situraja di Kecamatan Situraja, Selasa (17/11),

Dalam kesempatan tersebut Bupati sangat mengapresiasi usaha yang digeluti oleh warga Cimuruy tersebut sebagai bentuk kreativitas. "Hasil kerajinan  bisa dipasarkan di tempat tempat wisata sebagai oleh oleh kerajinan Sumedang," katanya.

Pemilik usaha batok kelapa Iwan Setiawan (45) mengatakan, dirinya mulai memproduksi kerajinan tangan dari bahan batok kelapa dari Tahun 2012 berupa, cangkir, teko, celengan dan keramik dinding. "Awal mula kami memproduksi kerajinan ini dari tahun 2012, saat itu saya membuat keramik dinding, kebetulan pesanan untuk perusahaan yang ada di Cirebon untuk diekspor ke Eropa, tapi sekarang menjajaki ke Asia Timur," jelasnya.

Dijelaskan Iwan untuk membuat kerajinan batok kelapa saat ini ia mengalami kesulitan di bahan baku mengingat di Sumedang tidak cukup banyak tersedia.
Akibatnya lanjut Iwan, iapun harus mencari ke luar daerah seperti Tasikmalaya dan Pangandaran yang memang tersedia. "Karena harus mencari ke luar daerah maka konsekwensinya biaya angkut juga jadi mahal," katanya. (end)


Kerajinan, Batok, Keramik Dinding

Berita Terkait