Koperasi Syariah Masjid Besar Tegalkalong Terus Berkembang


Baca juga : Usai Subuh Berjamaah, Bupati Tinjau Pembangunan Jalan di Ujungjaya
Warga Jangan Mau Diiming-iming Renternir


TEGALKALONG - Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Syariah Masjid Besar Tegalkalong, Egi Zaenal Mutaqin mengatakan, sejak berdiri satu satu tahun lalu, anggota koperasi saat ini mencapai 82 orang. "Saat ini anggota koperasi syariah sudah mencapai 82 orang. Kebanyakan anggotanya dari pedagang kecil, tapi ada juga yang pensiunan atau PNS," kata Egi, Selasa (12/11/2019). Koperasi Syariah Masjdi Tegalkalong mengalami perkembangan yang cukup pesat. Modal awal koperasi sebesar Rp 25 juta dan kini telah memiliki aset sekitar Rp 75 juta. "Dulu dapat hibah dari Pak Bupati Rp 25 juta, sekarang alhamdulillah aset kita mencapai Rp. 75 juta, dan yang sudah dibiayai sekitar Rp 60 juta," katanya. Egi menuturkan, selama ini, pengembalian modal usaha oleh anggota terbilang lancar. "Hanya ada sekitar 15 orang saja yang pengembaliannya macet," katanya. Adapun, jumlah pinjaman untuk modal usaha di koperasi syariah sebesar Rp 500 ribu. Pihaknya memberikan jangka waktu empat bulan untuk mengembalikan modal tersebut. "Kami berikan jangka waktu empat bulan itu supaya uangnya bisa digulirkan lagi. Bulan berikutnya naik bisa sampai Rp 1 juta. Itu cicilannya disesuaikan kemampuan anggota yang meminjam. Sekarang paling besar sudah ada yang sampai Rp 2,5 juta," katanya. Ia mengatakan, keberadaan koperasi syariah cukup efektif menangkal rentenir dikalangan pelaku usaha kecil. "Di koperasi syariah tidak ada bunga, hanya bayar infaq saja, besarannya pun terserah anggota, sesuai kesanggupannya berapa," katanya. (agn)


Sumedang Simpati, Koperasi Syariah, Tolak Rentenir

Berita Terkait