Literasi Menciptakan Masyarakat Penuh Inovasi


Baca juga : Literasi Menciptakan Masyarakat Penuh Inovasi


IPP- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Protokol Bumi Siliwangi Satuan Sumedang Darul Larang Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional "Kebudayaan Literasi Penyongkong Indonesia di Era Industri 4.0" di aula Tampomas IPP, Rabu (13/11/2019).

Budaya Literasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Budaya literasi mampu dijadikan sebagai jalan untuk mengembangkan diri dengan menambah pengetahuan melalui kegiatan membaca, menulis dan berhitung.

Koordinator Protokol Bumi Siliwangu Saruan Sumedang Darul Larang, Hariri Sofa Wijaya menyebutkan seminar literasi ini diikuti oleh 350 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa, guru dan dosen. "Kami menghadirkan 4 narasumber yaitu dari Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan perbukuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang Diwakili oleh Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Asisten Hukum Deputi Bidang Kajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Guru Besar Ilmu Komunikasi Organisasi, dan Pakar Literasi," ujar Hariri.
 

Direktur UPI Kampus Sumedang Dr. Herman Subarjah M, Si mengatakan seminar ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk meningkatkan kesadaran akan budaya literasi. “Menuju masyarakat yang literan di era milenial dan budaya literasi penting untuk mengubah cara berpikir masyarakat guna menciptakan masyarakat yang penuh inovasi," katanya.

Sekda Herman Suryatman yang membuka seminar mengatakan kunci dari masyarakat yang literan yaitu masyarakat yang maju dan bahagia. "Di era 4.0 teknologi menjadi semakin canggih maju dan berkembang sehingga teknologi mampu mengalahkan perusahaan besar, contohnya di Indonesia perusahaan Gojek bernilai 10x lipat dari perusahaan besar seperti Garuda Indonesia," katanya.

Seminar  dihadiri oleh Asisten Hukum Deputi Bidang Kajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Direktur UPI Sumedang Prof. Dr. Herman Subarjah, Wakil Direktur UPI Sumedang, Dosen PGSD, Dosen PGSD Penjas, dan diikuti oleh mahasiswa, guru dan dosen dari dari dua Universitas yang ada di Kabupaten Sumedang. [rtn]


Literasi

Berita Terkait