Optimalkan Monev dan PSBB, Camat Tomo Harapkan Tidak Ada Lonjakan ODP dan ODR


Baca juga : Cegah Covid-19, Desa se-Kecamatan Tomo Lakukan Penyemprotan Disinfektan


TOMOKEC.SUMEDANGKAB.GO.ID, T O M O – Selasa (28/04/2020) telah dilaksanakan rapat terbatas perihal pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tomo.

Camat Tomo, Asep Atang Junaedi memimpin langsung rapat terbatas tersebut.

Dalam paparannya, Camat Tomo berharap agar pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang khususnya di Kecamatan Tomo dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penurunan penyebaran Covid-19.

“PSBB yang telah dimulai sejak tanggal 22 April ini saya harapkan bisa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penurunan penyebaran Covid-19. Saya mengajak kepada semua pihak terutama semua lapisan masyarakat agar terus disiplin menerapkan ketentuan PSBB. Apalagi Kecamatan Tomo merupakan daerah perbatasan, kita harus sama-sama disiplin untuk mengoptimalkan kebijakan PSBB ini. Apabila PSBB ini dilakukan dengan sangat maksimal, tentu penyebaran Covid-19 akan lebih mudah kita kendalikan sehingga tidak ada lagi lonjakan jumlah ODP maupun ODR khususnya di Kecamatan Tomo. ”katanya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Tomo juga meminta agar semua pihak yang terlibat dalam Tim Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Penyebaran Covid-19 agar bisa bekerja semaksimal mungkin.

“Tim tersebut terdiri dari 3 unsur, yaitu Unsur Kecamatan, Polsek dan Koramil. Saya berharap ketiga unsur tersebut bisa saling bersinergi dan menciptakan koordinasi yang kuat sehingga pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi tersebut bisa berjalan dengan maksimal”tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data surveilans Covid-19 yang dikeluarkan oleh UPTD Puskesmas Rawat Inap Tomo diketahui bahwa jumlah ODR (Orang Dengan Risiko) di Kecamatan Tomo sampai dengan tanggal 28 April 2020 adalah sebanyak  177 orang, sementara untuk jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) adalah sebanyak 2 orang.  (A. Komarudin, Agus RH)


#covid19 #corona

Berita Terkait