Pedagang Jajanan Wado Mamfaatkan Medsos untuk Jualan


Baca juga : Pedagang Jajanan Wado Mamfaatkan Medsos untuk Jualan
Informasi Tertutup Menjadi Terbuka Setelah Uji Konsekuensi
Peternak Ayam diminta Waspada


WADO -  Para pedagang panganan atau jajanan di Wado kini sudah melayani pesanan lewat media percakapan dan sekaligus menyiapkan jasa antar.
Trend ini mulai dirasakan setelah adanya pandemi.  Seorang pedagang panganan dan jajanan asal Wado, Riana menyebutkan, mempromosikan dagangannya lewat media sosial dan status WA dinilai lebih efektif. 

Riana yang berjualan seperti seblak dengan berbagai varian, kue-kue, minuman ringan racikan  serta makanan siap saji lainnya,  kini bisa dengan mudah menawarkan ke konsumen. Konsumen tinggal pesan melalui percakapan WA dan pesanan diantar langsung ke rumah konsumen. "Tapi kami baru melayani sekitar Wado, Jatinunggal hingga wilayah kantor kecamatan dan wilayah Darmaraja saja. Soalnya kalau yang jauh tidak kekejar modal transportasinya," kata Riana, Senin (10/11/2020).

Biasanya kata dia, konsumen terlebih dahulu memesan atau pre order jajanan yang akan dibeli. Setelah itu ketika pesanan sudah masuk banyak, pihaknya langsung mengantar. "Kami tidak membebani ongkir (ongkos kirim) apalagi kalau pesanan banyak atau pemesan berada di alamat yang searah," katanya.

Ia mengakui semakin lama, dengan menyebarnya informasi pesanan konsumen setiap harinya bertambah banyak. Sehingga penjualan panganan atau jajanan pun lumayan meningkat. "Jadi kami juga bisa mengerjakan dagangan dirumah saja. Mudah-mudahan tren ini terus berkembang karena memang sekarang setiap orang memiliki ponsel. Kecenderungan pembeli sekarang ingin praktis tinggal terima di rumahnya masing-masing," katanya. (nsa)


Jajanan, Medsos, Wado

Berita Terkait