Siaran Pers Perkembangan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Sumedang 1 Januari 2021


Baca juga : Usai Subuh Berjamaah, Bupati Tinjau Pembangunan Jalan di Ujungjaya
Forkopimka Cimanggung Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Area Wifi Gratis Bakal Diperluas Lagi Tahun Ini


SUMEDANG - Perkembangan terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Jumat tanggal 1 Januari 2021 Pukul 15.00 WIB masih perlu diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut :

* Kasus Konfirmasi :

- Dirawat/diisolasi sebanyak 114 orang dengan rincian: 16 dirawat (13 di RSUD, 3 di Fasyankes luar Sumedang), 98 isolasi mandiri

- Sembuh /Selesai Isolasi : 869 orang

- Meninggal : 37 orang

- Jumlah : 1.020 orang

* Hari ini ada 26 orang penambahan terkonfirmasi positif baru yaitu:

3 orang Kecamatan Tanjungsari

1 orang Kecamatan Tomo

4 orang Kecamatan Sumedang utara

1 orang Kecamatan Sumedang Pamulihan

2 orang Kecamatan Cimanggung

2 orang Kecamatan Jatinangor

1 orang Kecamatan Tanjungkerta

1 orang Kecamatan Cimalaka

6 orang Kecamatan Tanjungsari (in/out)

1 orang Kecamatan Rancakalong (in/out)

2 orang Kecamatan Sukasari (in/out)

1 orang Kecamatan Cimalaka (in/out)

1 orang Kecamatan Sumedang Selatan (in/out)

* Hari ini ada 20 orang yang terkonfirmasi sembuh/selesai masa isolasi mandiri:

4 orang Kecamatan Sumedang Selatan

1 orang Kecamatan Tomo

1 orang Kecamatan Buahdua

6 orang Kecamatan Pamulihan

1 orang Kecamatan Rancakalong

4 orang Kecamatan Sumedang Utara

1 orang Kecamatan Darmaraja

1 orang Kecamatan Cisitu

1 orang Kecamatan Ganeas

* Kasus Suspek:

- Dirawat/diisolasi : 11 orang

- Selesai perawatan : 1.335 orang

- Probable : 23 orang

- Jumlah : 1.369 orang

* Pengujian Rapid Test yang telah dilaksanakan:

- Dinkes : 4.209 orang

- RSUD : 4.357 orang

- Jumlah : 8.566 orang

* Pengujian Rapid Test Ulang:

- Dinkes : 109 orang

- RSUD : 162 orang

- Jumlah : 271 orang

- Jumlah Total Rapid Test : 8.837 orang

Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar Covid-19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR)/SWAB.

* Pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif Covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien Covid-19 dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar Covid-19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan ternyata positif Covid-19.

* Total spesimen PCR/SWAB oleh RSUD dan Dinkes: - Dinkes : 7.850 orang - RSUD : 1.609 orang - Jumlah Keseluruhan : 9.459 orang

* Pelaksanaan PCR/SWAB ulang sebanyak 111 spesimen, jumlah SWAB/PCR Kawasan Industri 3.021 spesimen, sehingga jumlah total spesimenPCR/SWAB sebanyak 12.591 spesimen.

* Hari ini ada penambahan PCR: 0 spesimen

* Pelaku Perjalanan:

- Dalam pemantauan : 90 orang

- Selesai Pemantauan : 28.150 orang

- Total Pelaku Perjalanan : 28.060 orang

* Kontak Erat:

- Dalam Pemantauan : 348 orang

- Selesai : 2.309 orang

- Total Kontak Erat : 2.657 orang

* Sesuai Peraturan Bupati Sumedang Nomor 128 Tahun 2020 tentang tentang Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 dibentuk Tim Gabungan yang terdiri dari:

- Unsur TNI : 18 personil

- Unsur PolrI : 25 personil

- Unsur Subdenpom : 4 personil

- Unsur Satpol PP Kabupaten : 24 personil

- Unsur Satpol PP Kecamatan : 6 personil

- Unsur Dishub Sumedang : 8 personil

- Unsur BJB Sumedang : 4 personil Jumlah keseluruhan : 89 personil

* Pengenaan Sanksi Administratif dilaksanakan secara mobile ke wilayah-wilayah kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

* Pengenaan sanksi administratif sesuai Peraturan Bupati Sumedang Nomor 128 Tahun 2020 dilaksanakan juga pada Kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Sumedang dengan jumlah personil masing-masing sebanyak 10 orang yang terdiri dari unsur Pol PP, Koramil dan Unsur Polsek.

* Waktu pelaksanaan dimulai dari pukul 08.30 WIB s.d. 12.30 WIB.

* Cara Bertindak pengenaan sanksi meliputi:

a. Memberikan sanksi administratif terhadap perorangan dan pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan 5 Peraturan Bupati Sumedang Nomor 128 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

b. Pengenaan Sanksi Administratif pada kegiatan hari ini dilaksanakan sesuai dengan jenis sanksi administratif sebagaimana diatur pada pasal 6 Peraturan Bupati Sumedang nomor 128 tahun 2020, serta besaran penetapan denda administrative sebagaimana diatur pada pasal 10 sampai pasal 20 Perbup Sumedang Nomor 128 Tahun 2020.

* Jumlah Pelanggaran pada hari ini Jum’at, 1 Januari 2021 sebanyak : 463 pelanggaran, Denda Administratif Rp. 11.422.500,00

* Jumlah Pelanggaran mulai tanggal 17 Desember 2020 sampai dengan 1 Januari 2021 sebanyak : 1.984 pelanggaran, Denda Administratif Rp 60.182.500,00

* Lonjakan Terkonfirmasi Covid-19 mengingatkan kita untuk selalu disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan serta mengefektifkan kembali peran tokoh masyarakat, tokoh agama, Desa Siaga Corona sampai ke RT/RW Siaga dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga. Demikian Siaran Pers Perkembangan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Jumat Tanggal 1 Januari 2021, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap waspada pada masa AKB ini. Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meridhoi segala upaya yang kita laksanakan. Billahittaufiq walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh………

SATUAN TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMEDANG


Sumedang simpati, covid-19, Diskominfosanditik

Berita Terkait