Siaran Pers Perkembangan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Sumedang 10 Desember 2020


Baca juga : SKPD Harus Sudah Mulai Terapkan e-Office
Siaran Pers Perkembangan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Sumedang 4 Desember 2020


SUMEDANG - Perkembangan terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Kamis tanggal 10 Desember 2020 Pukul 15.00 WIB masih perlu diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut :

* Kasus Konfirmasi :

- Dirawat/diisolasi sebanyak 77 orang dengan rincian: 6 dirawat di RSUD, 71 isolasi mandiri

- Sembuh /Selesai Isolasi : 482 orang

- Meninggal : 23 orang

- Jumlah : 582 orang

* Hari ini ada 19 orang penambahan terkonfirmasi positif baru yaitu:

5 orang Kecamatan Cimanggung

4 orang Kecamatan Jatinangor

1 orang Kecamatan Sumedang Utara

1 orang Kecamatan Tanjungsari (in/out)

7 orang Kecamatan Sumedang Utara (in/out)

1 orang Kecamatan Jatinangor (in/out)

* Hari ini ada 18 orang yang terkonfirmasi sembuh/selesai masa isolasi mandiri :

2 orang Kecamatan Tanjungkerta

3 orang Kecamatan Situraja

5 orang Kecamatan Sumedang Selatan

3 orang Kecamatan Cimalaka

1 orang Kecamatan Ganeas

2 orang Kecamatan Wado

1 orang Kecamatan Cisarua

1 orang Kecamatan Tanjungsari

* Kasus Suspek:

- Dirawat/diisolasi : 16 orang

- Selesai perawatan : 1.224 orang

- Probable : 16 orang

- Jumlah : 1.256 orang

* Pengujian Rapid Test yang telah dilaksanakan:

- Dinkes : 4.209 orang

- RSUD : 4.357 orang

- Jumlah : 8.566 orang

* Pengujian Rapid Test Ulang:

- Dinkes : 109 orang

- RSUD : 162 orang

- Jumlah : 271 orang

- Jumlah Total Rapid Test : 8.837orang

Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar Covid-19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR)/SWAB.

* Pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif Covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien Covid-19 dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar Covid-19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan ternyata positif Covid-19.

* Total spesimen PCR/SWAB oleh RSUD dan Dinkes:

- Dinkes : 6.895 orang

- RSUD : 1.297 orang

- Jumlah Keseluruhan: 8.192 orang

* Pelaksanaan PCR/SWAB ulang sebanyak 111 spesimen, jumlah SWAB/PCR Kawasan Industri 3.021 spesimen,Sehingga Jumlah Total Spesimen PCR/SWAB sebanyak 11.324spesimen.

* Pelaku Perjalanan:

- Dalam pemantauan : 191

- SelesaiPemantauan : 27.730 orang

- Total Pelaku Perjalanan : 27.921 orang

* Kontak Erat:

- Dalam Pemantauan : 257 orang

- Selesai : 1.810orang

- Total Kontak Erat : 2.067 orang

* Pada Tanggal 8 Desember 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah mengeluarkan Perbup No. 128 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administartif terhadap Pelanggaran Terib Kesehatan dalam Pelaksnaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 sebagai pengganti Perbup No. 74 Tahun 2020

* Berdasarkan Peraturan Bupati tersebut, Jenis Pelanggaran Orang Perorangan meliputi:

1. Tidak mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau pencuci tangan berbasis alkohol

2. Tidak melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat

3. Tidak menggunakan Masker secara benar di ruang publik;

4. Tidak menjaga jarak secara fisik antarorang minimal 1 (satu) meter ketika berada di ruang publik

5. Pengemudi dan/atau penumpang kendaraan pribadi atau dinas yang tidak menggunakan Masker

6. Pengemudi dan/atau penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan Masker;

7. Tidak memenuhi ketentuan jumlah penumpang di dalam kendaraan agar sesuai dengan ketentuan menjaga jarak secara fisik maksimal setengah dari kapasitas kendaraan atau mengikuti ketentuan lain yang ditetapkan oleh pemerintah

8. Pelanggaran lainnya yang berpotensi akan mengganggu, menghambat, menggagalkan upaya

pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan menangani penyebaran dan penularan Covid-19

*Jenis Pelanggaran Pemilik, Pengelola dan/atau Penanggung Jawab

Kegiatan/Usaha meliputi:

1. Tidak menyediakan sarana untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir atau pencuci tangan berbasis alcohol

2. Mengizinkan orang yang tidak menggunakan Masker masuk ke tempat kegiatan/usahanya

3. Tidak mewajibkan pegawai/karyawan menggunakan Masker di tempat kegiatan/usahanya

4. Tidak menyediakan alat pengukur suhu tubuh (thermo gun );

5. Tidak menerapkan aturan jaga jarak secara fisik antar orang minimal 1 (satu) meter ketika berada di tempat kegiatan/usahanya

6. Melaksanakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan di ruangan/tempat usaha/kegiatan yang melebihi kapasitas sesuai level kewaspadaan Daerah

7. Melebihi batasan maksimal jumlah orang dalam sarana Moda Transportasi sesuai level kewaspadaan Daerah

8. Melakukan pelanggaran terhadap pembatasan kegiatan yang telah ditetapkan

9. Melakukan kegiatan keagamaan di rumah/tempat ibadah dan/atau di tempat tertentu tanpa melaksanakan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19

10. Melanggar larangan kerumunan orang dalam jumlah besar

11. Pelanggaran lainnya yang berpotensi akan mengganggu, menghambat, menggagalkan upaya

pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan menangani penyebaran dan penularan Covid-19

* Pengenaan sanksi meliputi:

1. Denda Administratif mulai dari Rp. 100.000,-

2. Penghentian Sementara Kegiatan

3. Penghentian Tetap Kegiatan

4. Pembekuan Izin Usaha atau Rekomendasi Pembekuan Izin Usaha

5. Pencabutan Sementara Izin Usaha atau Rekomendasi Pencabutan Sementara Izin Usaha

6. Pencabutan Izin Usaha atau Rekomendasi Pencabutan Izin Usaha

Demikian Siaran Pers Perkembangan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Kamis Tanggal 10 Desember 2020, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap waspada pada masa AKB ini.

Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meridhoi segala upaya yang kita laksanakan.

Billahittaufiq walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh………

SATUAN TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMEDANG


e-office, e-office desa

Berita Terkait