Sumedang Ajukan Bantuan 5.000 Sapi untuk Warga Asal Genangan Jatigede


Baca juga : Desa Sukamanah Pertahankan Predikat Sentra Sapi
Pimpinan dan Ustaz Pondok Pesantren Diberi Insentif
KEK Jatigede Harus Tuntas Dalam 2 Tahun


JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Sumedang memgajukan permohonan bantuan pengembangan petermakan 5.000 ekor sapi unttuk masyarakat Jatigede dan juga program.pengembangan agrisbisnis sapi perah. Untuk merealisasikan program tersebut Wakil Bupati H Erwan Setiawan bersama rombangan dari Sumedang melakukan kunjungan ke Kementerian Pertanian RI Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Selasa (29/12/2020) lalu.

Rombongan Wabup diterima Plt. Sekretaris Dirjen/Direktur Pakan Ternak drh. Makmun M.Sc. beserta para pejabat dan jajaran staff dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam eksposenya Erwan mengatakan, alasan memohon bantuan ternak sapi adalah untuk mengurangi beban OTD Jatigede. Pra kondisi atau rencana bantuan sudah disiapkan jauh-jauh hari sekitar satu tahun lalu dari tahun 2019. Rencana ini disiapkan secara tertib administrasi melalui berbagai tahapan mulai dari tahap perencanaan, basis korporasi, sosialisasi dll.  "Tahapannya sudah dilaksanakan dan sebagian sedang berjalan seperti seleksi dan distribusi, monev, pemeliharaan dan pelaporan. Insya Allah, seiring turunnya bantuan dari Kementerian Pertanian RI, tahapan tahapan ini sudah selesai," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut H Erwan pun menjelaskan terkait potensi pengembangan agribisnis sapi perah. Menurutnya di Sumedang ada empat wilayah yang potensi untuk pengembangan sapi perah yaitu Tanjungsari, Pamulihan, Rancakalong dan Cimanggung. Dimana saat ini usaha peternakan sapi perah yang berjalan baru Koperasi Serba Usaha (KSU) Kandang Sari Kecamatan Tanjungsari.  "KSU Kandang Sari yang sudah berdiri selama 40 tahun, jumlah anggotanya dua ribu orang dan puluhan peternak. kegiatan dan sistem usahanya sudah berjalan baik. Ini cukup profesional karena ada pendampingan dari dokter luar Uganda," kata wabup.

Lebih lanjut dikatakan Wabup walaupun usaha sapi perah KSU Kandang Sari telah berjalan namun secara umum perkembangam pengembangam sapi perah di  Sumedang masih terkendala beberapa permasalahan, baik dari peternak, pengelolaan koperasi maupun dari pengolahan produk susu.

Plt. Sekretaris Dirjen/Direktur Pakan Ternak drh. Makmun M.Sc. sangat mengapresiasinya sinergitas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang kaitan dengan program pengembangan peternakan dan kesehatan hewan khususnya mengenai budidaya sapi perah di Kabupaten Sumedang. "Kami akan berupaya membantu secara proporsional disesuaikan ketersediaan bantuan. Selain itu, kami juga mengharapkan, dengan adanya pengembangan sapi perah,  akan ada regenerasi peternak milenal agar bisa mengakselerasi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan," katanya. (edk)


Sapi, Bantuan, Jatigede

Berita Terkait