SUMEDANGKAB.GO.ID, DISKOMINFOSANDITIK – Menuju pelaksanaan e-office di Kabupaten Sumedang, seluruh SKPD harus mempunyai sertifikat elektronik untuk menunjang penatalaksanaan e-offiice. Sertifikat elektronik adalah identitas digital bagi seseorang sekaligus sebagai media yang dapat memberikan jaminan keamanan informasi. Sertifikat elektronik diterbitkan oleh Balai Sertifikat Elektronik (BSre). Sementara, penyelenggaraan layanannya diakui dan terdaftar di Kementrian Komunikasi dan Informatika sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengakuan Nomor 936 Tahun 2019. 

Saat ini, di Sumedang sudah ada 427 sertifikat elektronik dari 32 SKPD yang ada.

“Saat ini Sumedang telah memilik 427 sertifikat elektronik terdata sampai bulan Juni tahun sekarang," kata Kepala Bidang Persandian Fitriyani usai menjadi narasumber dalam acara Koordinasi Penerapan Penandatanganan Elektronik di e-Office melalui Zoom Meeting bersama Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), (15/06/2020).

Menurut Fitri, pihak pengembang e-office akan mempersiapkan kesiapan server serta instalasi dan konfigurasi sesuai panduan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), juga fungsi-fungsi untuk tanda tangan yang ada di BSSN agar diharapkan prosesnya lebih ringan dan lebih cepat karena untuk proses pengiriman data lebih kecil.

"Jika sudah terintegrasi dengan modul yang baru ini, sebetulnya bisnis prosesnya sama dengan yang terdahulu, hanya dari sisi sistem untuk proses tanda tangan sekarang sudah berbasis cloud. Jadi, jika kemarin diberikan semacam library atau modul yang di inject ke dalam aplikasi di Diskominfosanditik, dengan adanya pembaharuan e-sertifikat di jajaran pejabat struktural diharapkan fungsinya lebih akurat dan efektif dalam penggunaannya," tambahnya.***(rsi)

(penerbit: sumedangkab.go.id)