Training for Trainer Program MMO (Maghrib Mengaji Online)


Baca juga : Usai Subuh Berjamaah, Bupati Tinjau Pembangunan Jalan di Ujungjaya


GAJAH AGUNG - Sabtu (21/11/2020) Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Jabar Mengaji telah melaksanakam kegiatan Training for Trainer / Teacher (TFT) Program MMO (Maghrib Mengaji Online) di Aula Tampomas IPP Kabupaten Sumedang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumedang (Dr. H. Dony Ahmad Munir.,ST.,MM), Tim Jabar Mengaji, serta diikuti oleh delegasi satu guru satu desa yang berasal dari 277 desa se Kabupaten Sumedang.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan program MMO Sumedang yang berkolaborasi dengan Tim Jabar Mengaji untuk mengajak perwakilan guru dari tiap desa agar bisa membantu mensosialisasikan program pemerintah sekaligus pelatihan mengenai penggunaan media sosial sebagai media untuk melakukan dakwah syiar Islam. Program ini diinisiasi sebagai jawaban atas permasalahan masyarakat yang masih belum melek digital serta sebagai bentuk usaha untuk melakukan pemberantasan buta huruf Al-Qur'an. Delegasi guru dari tiap desa diberi pelatihan agar kedepannya bisa kembali mensosialisasikan program MMO serta dapat memanfaatkan platform digital, seperti media sosial, untuk bisa melakukan dakwah / pembelajaran secara daring tanpa harus tatap muka.

Creative Director Tim Jabar Mengaji (Hendra) mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pelatihan kepada para delegasi untuk lebih bisa mengoptimalkan penggunaan platform digital media sosial, sehingga secara tidak langsung bisa menjadi sebuah majelis virtual yang dilakukan tiap desa untuk turut serta berpartisipasi dalam program MMO Bupati Sumedang. Selanjutnya, dengan diadakannya kegiatan ini, selain bisa membantu program MMO agar lebih banyak partisipasi dari masyarakat, juga bisa menjadi media pembelajaran tentang bagaimana membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah yang benar. Terlebih masih banyak daerah-daerah di pelosok yang masih belum terjangkau oleh sinyal dan belum menerima informasi mengenai program pemerintah, sehingga para delegasi bisa menginformasikan serta mengaplikasikan platform sosial media untuk tatap muka secara daring, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini. (Diskominfosanditik)


Sumedang simpati

Berita Terkait