Koramil 1003/Tanjungkerta Bantu Warga Banyuasih Bangun Masjid Singgah


Baca juga : Cegah banjir Cileuncang Meluap ke Jalan, Warga Bakom Bersihkan Saluran Air
Tentara dan Warga Tarunamanggala Bersihkan Lingkungan
Usai Salat Subuh Berjamaah, Gubernur Tinjau Alun-alun


SUMEDANGKAB.GO.ID,  TANJUNGKERTA - Sejak pagi hari, Warga Dusun Cikalong Landeuh Desa Banyuasih Kecamatan Tanjungkerta, sudah bersiap bekerja bakti. Mereka akan membangun masjid singgah di RT 01 RW 01. Para warga tidak sendiri melainkan dibantu oleh anggota Koramil 1003/Tanjungkerta yang kemudian bersama-sama gotong royong melakukan pengecoran masjid singgah , Minggu (23/2/2020).

Panitia Pembangunan Masjid Singgah, H. Zein Nurdin menuturkan, pihaknya melakukan pengajuan kepada Koramil 1003/Tanjungkerta, agar pengecoran dilaksanakan melalui kegiatan Karya Bakti TNI. Menurutnya langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir pembiayaan serta tenaga.
"Dengan melakui kegiatan Karya Bakti TNI kan bisa menekan biaya pengeluaran. Selain itu ada tenaga bantuan tambahan juga dari peraonil TNI. Adapun ukuran pengecoran yakni lebar 9 meter, panjang 11 meter dengan ketebalan coran sekitar 12 Cm," katanya.
Pengecoran dipimpin langsung Komandan Koramil Kapten Inf. Siswoto, dengan melibatkan personel koramil sebanyak 7 orang, perangkat desa 4 orang, anggota jabur Kecamatan Tanjungkerta 30 orang, anggota Saka Wira kartika Koramil 1003/Tanjungkerta 50 orang, dan masyarakat sebanyak 60 orang.
"Dengan adanya anggota TNI meskipun hanya enam orang, tetapi kami masyarakat sangat termotivasi sehingga hasil kerja kita dapat optimal. Kita bangun masjid, karena di jalan ini banyak pengendara yang melintas. Jadi bisa digunakan untu beribadah atau sekedar singgah,"ujarnya.
Kapten Inf. Siswoto mengatakan, disamping dalam rangka mendukung program pembinaan teritorial, kegiatan ini juga merupakan sarana pihaknya dalam berinteraksi, berkomunikai sosial bersama masyarakat. 
"Kami hanya bisa menurunkan sedikit personil saja, karena setengah kekuatan kami sedang mengikuti kegiatan khusus di masing-masing desa dan kegiatan lainnya. Jadi kita hanya bisa turunkan sisa kekuatan yang ada," ujarnya. ***(agn)


Gotong royong, TNI, warga

Berita Terkait