Para Balon Kades Yang Telah Mendaftar Pada Pilkades 2020, Dapat Arahan Bupati


Baca juga : Oktober Ini, Panitia Pilkades Selesai Terbentuk


Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memberikan arahan pada persiapan Tahapan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa Pilkades Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2020 di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Sebelas April Sumedang, Selasa (8/1/2020).
 
Di awal arahannya, bupati memberikan apresiasi kepada para bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang telah mendaftarkan dirinya pada Pilkades 2020.
 
Menurut Bupati, pendaftaran Balon Kades tersebut sebagai wujud partisipasi warga masyatakat Sumedang untuk ikut mengabdikan dirinya dalam memajukan dan mensejahterakan desanya masing-masing.
 
"Terima kasih atas kesiapannya untuk mengikuti seleksi Balon Kades ini. Menjadi Balon Kades memerlukan kesiapan lahir dan batin, tidak semua orang siap mengikuti kompetisi seperti ini. Tapi ibu dan bapak adalah orang-orang pilihan Allah yang telah siap mengikuti kompetisi ini," ungkapnya.
 
Bupati juga berpesan kepada penyelenggara seleksi Balon Kades yang dalam hal ini STIA Sebelas April Sumedang agar melakukan seleksi secara objektif, jujur, dan konsisten terhadap kriteria yang telah ditentukan. 
 
"Saya yakin STIA siap melaksanakan seleksi Balon Kades dengan sebaik-baiknya," ujarnya. 
 
Bupati juga berpesan kepada para peserta seleksi agar mengikuti proses dengan sebaik-baiknya dan bersikap legowo untuk menerima hasil seleksi.
 
"Curahkan tenaga dan pikiran untuk betul-betul bisa menghadapi seleksi dengan baik. Pada sebuah seleksi pasti ada yang lulus dan tidak. Sekali lagi saya memberikan apresiasi bahwa ibu dan bapak adalah orang-orang pilihan yang telah siap berkompetisi," ujarnya.
 
Bupati mengatakan, kompetisi merupakan jalan menuju kemajuan karena menurutnya tidak akan ada kemajuan tanpa berkompetisi, dan tidak ada perubahan tanpa ikut berkompetisi.
 
"Ibu dan bapak pada kompetisi ini akan menghasilkan yang menang dan yang sedang belajar. Oleh karena itu, saya berharap sesuai dengan komitmen bersama untuk menyatakan kebulatan tekad akan mengawal Pilkades dengan aman, damai, dan kondusif, mengikuti setiap proses dengan baik serta siap menerima hasilnya. Saya harap komitmen ini bisa dipegang dengan sebaik-baiknya dan hasilnya bisa diterima oleh semua," ujarnya.
 
Bupati mengajak kepada semua peserta yang hadir untuk bersama-sama meluruskan niat bahwa mencalonkan kepala desa tiada lain adalah dalam rangka ibadah kepada Allah dan mengabdikan diri untuk memajukan dan mensejahterakan desa.
 
"Sempurnakan ikhtiar dengan tawakal akan hasil yang didapat," ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Endah Suryaman selaku ketua panitia penyelenggara  mengatakan, tahapan pencalonan pada kegiatan pemilihan kepala desa diantaranya adalah seleksi bagi bakal calon yang lebih dari 5.
 
"Dalam hal ini terjadi pada 17 Desa di 10 Kecamatan yang melaksanakan Pikades secara serentak gelombang ke tiga tahun 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 188 orang Balon Kades," ucapnya.
 
Ditemui di tempat yang sama, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang Asep Kurnia menyampaikan bahwa saat ini teknologi informasi sudah digunakan di berbagai macam penyelenggaraan pemerintahan. Apalagi menurutnya Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah mendengung-dengungkan Sumedang Smart City.
 
"Kepala Desa harus mempunyai spirit untuk mengembangkan teknologi informasi dalam pelaksanaan pemerintahan desanya guna membantu program pemerintah," katanya.
 
Asep Kurnia menekankan Pilkades 2020 adalah
Pikades berintegritas dan berkualitas yang ditandai dengan tiga hal.
 
"Pertama calon benar-benar siap menang dan siap kalah. Kedua membatasi money politic. Dan ketiga mampu mengendalikan para pendukungnya sehingga tidak menjadi kontra produktif," pungkasnya.


Kades

Berita Terkait