Siaran Pers Perkembangan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Sumedang 21 Februari 2021


Baca juga : SKPD Harus Sudah Mulai Terapkan e-Office


SUMEDANG - Perkembangan terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Minggu tanggal 21 Februari 2021 Pukul 15.00 WIB masih perlu diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut :

* Kasus Konfirmasi :

- Dirawat/diisolasi sebanyak 126 orang dengan rincian: 24 dirawat (22 di RSUD, 2 di Fasyankes luar Sumedang), 102 isolasi mandiri

- Sembuh /Selesai Isolasi : 1.832 orang

- Meninggal : 67 orang

- Jumlah : 2.025 orang

* Hari ini ada 18 orang penambahan terkonfirmasi positif baru yaitu:

1 orang Kecamatan Sukasari

7 orang Kecamatan Situraja

2 orang Kecamatan Pamulihan

8 orang Kecamatan Pamulihan (in/out)

Hari ini ada 4 orang yang terkonfirmasi sembuh/selesai masa isolasi mandiri:

1 orang Kecamatan Cisitu

1 orang Kecamatan Cimanggung

2 orang Kecamatan Sumedang Utara

Hari ini 1 orang Pasien Terkonfirmasi yang dirawat meninggal dunia asal Kecamatan Cimalaka.

 Kasus Suspek:

- Dirawat/diisolasi : 4 orang

- Selesai perawatan : 1.577 orang

- Probable : 33 orang

- Jumlah : 1.614 orang

 Pengujian Rapid Test yang telah dilaksanakan:

- Dinkes : 4.209 orang

- RSUD : 4.357 orang

- Jumlah : 8.566 orang

 Pengujian Rapid Test Ulang:

- Dinkes : 109 orang

- RSUD : 162 orang

- Jumlah : 271 orang

Jumlah Total Rapid Test : 8.837 orang

Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar Covid-19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR)/SWAB.

* Pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif Covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien Covid-19 dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar Covid-19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan ternyata positif Covid-19.

* Total spesimen PCR/SWAB oleh RSUD dan Dinkes:

- Dinkes : 10.462 orang

- RSUD : 2.232 orang

- Jumlah Keseluruhan : 12.694 orang

* Pelaksanaan PCR/SWAB ulang sebanyak 111 spesimen, jumlah SWAB/PCR Kawasan Industri 3.021 spesimen, sehingga jumlah total specimen PCR/SWAB sebanyak 15.826 spesimen.

* Hari ini ada penambahan PCR: 0 spesimen

* Pelaku Perjalanan:

- Dalam pemantauan : NIHIL

- Selesai Pemantauan : 28.067 orang

- Total Pelaku Perjalanan : 28.067 orang

* Kontak Erat:

- Dalam Pemantauan : 338 orang

- Selesai : 3.245 orang

- Total Kontak Erat : 3.583 orang

* Sesuai Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan baru (AKB) dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 dibentuk Tim Gabungan yang terdiri dari:

- Unsur TNI : 18 personil

- Unsur PolrI : 25 personil

- Unsur Subdenpom : 4 personil

- Unsur Satpol PP Kabupaten : 24 personil

- Unsur Satpol PP Kecamatan : 6 personil

- Unsur Dishub Sumedang : 8 personil

- Unsur BJB Sumedang : 4 personil

- Unsur Kejaksaan Negeri : 4 personil

- Unsur Pengadilan Negeri : 1 personil

Jumlah keseluruhan : 94 personil

* Pelaksanaan pengenaan sanksi administratif sesuai Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 dilaksanakan juga oleh Kecamatan jumlah personil masing-masing sebanyak 10 orang yang terdiri dari unsur Pol PP, Koramil dan Unsur Polsek.

* Waktu pelaksanaan dimulai dari pukul 08.00 WIB s.d. 15.00 WIB.

* Cara Bertindak pengenaan sanksi meliputi:

a. Mensosialisasikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tanggal 22 Januari 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

b. Mensosialisasikan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.33-Hukham/2021 tanggal 25 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar secara Proporsional di Provinsi Jawa Barat dalam rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019.

c. Memberikan sanksi administratif terhadap perorangan dan pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan 5 Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan baru (AKB) dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

d. Pengenaan sanksi administratif hari ini dilaksanakan sesuai dengan jenis sanksi administratif sebagaimana diatur pada Pasal 6 serta besaran penetapan denda adminsitratif sebagaimana diatur pada Pasal 10 sampai Pasal 20 Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan baru (AKB) dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

* Jumlah Pelanggaran pada hari ini Minggu, 21 Februari 2021 sebanyak : 115 pelanggaran, Denda Administratif Rp. 2.918.000,00

* Jumlah Pelanggaran mulai tanggal 17 Desember 2020 sampai dengan 21 Februari 2021 sebanyak : 8.441 pelanggaran, Denda Administratif Rp. 214.456.000,00

* Lonjakan Terkonfirmasi Covid-19 mengingatkan kita untuk selalu disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan dengan melaksanakan 5 M yaitu:

1. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

2. Memakai masker

3. Menjaga jarak

4. Menghindari kerumunan

5. Mombatasi mobilitas

* Efektifkan kembali peran tokoh masyarakat, tokoh agama, Desa Siaga Corona sampai ke RT/RW Siaga dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga.

Demikian Siaran Pers Perkembangan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Minggu Tanggal 21 Februari 2021, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap waspada pada masa AKB ini. Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meridhoi segala upaya yang kita laksanakan.

Billahittaufiq walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh………

SATUAN TUGAS PENANGANAN COVID-19

DAERAH KABUPATEN SUMEDANG


E-office

Berita Terkait