Warga Tanjakan Cae Doa Bersama Minta Keselamatan


Baca juga : Bupati Akan Gelar FGD Cari Solusi Penanganan Kawasan Rawan Kecelakaan
Hore,,,,Pemprov Kirim Lagi Mobil Trans Moda Pariwisata
Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung Tutup Akhir Tahun 2019


SUKAJADI - Puluhan warga menggelar doa bersama di sekitar lokasi kecelakaan bus pariwisata Sri Padma Kencana yang merenggut 29 korban jiwa, Minggu (14/3) pagi. Doa bersama dilakukan di sekitar lokasi bus masuk jurang, tanjakan Cae, Desa Sukajadi Kecamatan Wado.

Kepala Desa Sukajadi, Dede Suhendar mengatakan, doa bersama diikuti oleh unsur Muspika Wado, masyarakat, hingga pihak MUI kecamatan.
"Yang pertama kami mendoakan korban yang meninggal di lokasi kecelakaan ini agar diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya," kata Dede, di lokasi doa bersama.

Setelah doa bersama ini, warga berharap tidak ada lagi kecelakaan yang merenggut korban jiwa. "Di sini kami juga memberikan kenyamanan, karena kalau ada korban meninggal katanya suka ada hal-hal yang tidak diinginkan. Makannya kami mendoakan warga di sekitar sini semuanya dalam keadaan sehat walafiat," katanya. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wado, Maman  Mansyur mengatakan, tujuan doa bersama tersebut tiada lain adalah mendoakan para korban kecelakaan maut beberapa hari lalu. "Kemudian yang kedua kami meminta kepada Allah agar senantiasa semua kendaraan yang lewat jalur Wado-Malangbong dilindungi dan diselamatkan oleh Allah SWT," katanya. (agn)


Tanjakan Cae. Kecelakaan, Bus, Doa Bersama

Berita Terkait